<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments for </title>
	<atom:link href="http://peredamsuara.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://peredamsuara.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 02 Jan 2009 11:39:27 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=</generator>
	<item>
		<title>Comment on Tips perletakan speaker stereo by peredam</title>
		<link>http://peredamsuara.com/tips-perletakan-speaker-stereo/#comment-54</link>
		<dc:creator>peredam</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Jan 2009 11:39:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://peredamsuara.com/?p=37#comment-54</guid>
		<description>hi javres,

pertama2 sebaiknya di atur ulang agara posisi speaker kiri dan kanan menjadi simetris untuk mengejar stereo image yang tepat. 
kedua masalah jarak belakang speaker ke dinding sebesar 10cm ini berpengaruh kepada resonansi nada rendah. apabila nada rendah berdengung berlebihan mungkin jarak belakang speaker ke dinding dapat diperbesar.
ketiga posisi tinggi speaker biasanya posisi tweeter pada speaker tersebut diletakan kurang lebih setinggi kuping operator.

setelah melakukan beberapa kali uji dengar atas perletakan speaker yg saya sebutkan diatas maka Bapak dapat menentukan posisi yang paling ideal.

Herwin 
www.vokuz.com</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hi javres,</p>
<p>pertama2 sebaiknya di atur ulang agara posisi speaker kiri dan kanan menjadi simetris untuk mengejar stereo image yang tepat.<br />
kedua masalah jarak belakang speaker ke dinding sebesar 10cm ini berpengaruh kepada resonansi nada rendah. apabila nada rendah berdengung berlebihan mungkin jarak belakang speaker ke dinding dapat diperbesar.<br />
ketiga posisi tinggi speaker biasanya posisi tweeter pada speaker tersebut diletakan kurang lebih setinggi kuping operator.</p>
<p>setelah melakukan beberapa kali uji dengar atas perletakan speaker yg saya sebutkan diatas maka Bapak dapat menentukan posisi yang paling ideal.</p>
<p>Herwin<br />
<a href="http://www.vokuz.com" rel="nofollow">http://www.vokuz.com</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Tips perletakan speaker stereo by javres</title>
		<link>http://peredamsuara.com/tips-perletakan-speaker-stereo/#comment-49</link>
		<dc:creator>javres</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Dec 2008 10:48:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://peredamsuara.com/?p=37#comment-49</guid>
		<description>Untuk ruangan operator mas, thanks</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk ruangan operator mas, thanks</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Tips perletakan speaker stereo by javres</title>
		<link>http://peredamsuara.com/tips-perletakan-speaker-stereo/#comment-48</link>
		<dc:creator>javres</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Dec 2008 10:38:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://peredamsuara.com/?p=37#comment-48</guid>
		<description>Sebelumnya kami ucapkan terimakasih mas Herwin. Kami band baru dan juga punya alat baru-baru semua, jujur kami buta/awam tentang ruangan operator. Saat ini kami lagi bingung mencari-cari suara yang baik didalam ruangan kecil berukuran 140 cm x 250 cm. Kendalanya adalah penempatan speaker. speaker kami nEar 04 by ESI. skrg ini posisi samping speaker 80 cm (Left spk) dan 40 cm (Right spk) untuk posisi speaker ke dinding belakang 10 cm. dan posisi speaker dari lantai untuk tweater 120 cm. apakah betul ini mas Herwin ? Mohon infonya ya mas...., Terima kasih sebelumnya. GBU</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sebelumnya kami ucapkan terimakasih mas Herwin. Kami band baru dan juga punya alat baru-baru semua, jujur kami buta/awam tentang ruangan operator. Saat ini kami lagi bingung mencari-cari suara yang baik didalam ruangan kecil berukuran 140 cm x 250 cm. Kendalanya adalah penempatan speaker. speaker kami nEar 04 by ESI. skrg ini posisi samping speaker 80 cm (Left spk) dan 40 cm (Right spk) untuk posisi speaker ke dinding belakang 10 cm. dan posisi speaker dari lantai untuk tweater 120 cm. apakah betul ini mas Herwin ? Mohon infonya ya mas&#8230;., Terima kasih sebelumnya. GBU</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Tips perletakan speaker stereo by herwin</title>
		<link>http://peredamsuara.com/tips-perletakan-speaker-stereo/#comment-43</link>
		<dc:creator>herwin</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Dec 2008 17:37:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://peredamsuara.com/?p=37#comment-43</guid>
		<description>tiap ruangan memiliki karakter resonansi pada nada tertentu..biasanya sangat terasa untuk frekuensi dibawah 500Hz. 

apabila speaker diletakan pada lokasi yang kurang tepat maka resonansi yang terjadi dapat menggangu suara bass asli...menghasilkan nada bass yang berlebihan atau sebaliknya.

hal ini tidak ada hubungannya dengan tabung speaker atau suara yang bocor ke belakang.

Herwin
www.vokuz.com</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tiap ruangan memiliki karakter resonansi pada nada tertentu..biasanya sangat terasa untuk frekuensi dibawah 500Hz. </p>
<p>apabila speaker diletakan pada lokasi yang kurang tepat maka resonansi yang terjadi dapat menggangu suara bass asli&#8230;menghasilkan nada bass yang berlebihan atau sebaliknya.</p>
<p>hal ini tidak ada hubungannya dengan tabung speaker atau suara yang bocor ke belakang.</p>
<p>Herwin<br />
<a href="http://www.vokuz.com" rel="nofollow">http://www.vokuz.com</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Tips perletakan speaker stereo by Dicky</title>
		<link>http://peredamsuara.com/tips-perletakan-speaker-stereo/#comment-37</link>
		<dc:creator>Dicky</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Dec 2008 04:56:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://peredamsuara.com/?p=37#comment-37</guid>
		<description>Utk Pa Herwin

Seberapa pengaruhnya jarak antara speaker ke dinding dengan hasil suara frekuensi rendah?

Bukankah tabung speaker biasanya berbahan kayu dengan tingkat refleksi tinggi sehingga sangat sedikit suara yang bocor ke belakang, kecuali bila kita memakai direct reflective speaker?

Terima Kasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Utk Pa Herwin</p>
<p>Seberapa pengaruhnya jarak antara speaker ke dinding dengan hasil suara frekuensi rendah?</p>
<p>Bukankah tabung speaker biasanya berbahan kayu dengan tingkat refleksi tinggi sehingga sangat sedikit suara yang bocor ke belakang, kecuali bila kita memakai direct reflective speaker?</p>
<p>Terima Kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Menghitung Resonansi pada Studio Musik, Home Theater dan ruang musik lain by Herwin Gunawan</title>
		<link>http://peredamsuara.com/resonansi-studio-musik-home-theater/#comment-27</link>
		<dc:creator>Herwin Gunawan</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Nov 2008 13:27:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://peredamsuara.com/?p=3#comment-27</guid>
		<description>Secara teoritis kain pelapis untuk peredam dipengaruhi oleh densitas bahan, ketebalan bahan dan koefisien serap suara. 

Tetapi sangatlah sulit untuk mendapatkan data tersebut diatas dan ketebalan kain pelapis yang relatif tipis sehingga dalam perhitungan dapat di abaikan atau kita membuat nilai asumsi untuk densitas dan koefisien serap bahan tersebut.

Untuk menyederhanakan permasalahan kita memiliki kebebasan untuk menentukan kain pelapis peredam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Secara teoritis kain pelapis untuk peredam dipengaruhi oleh densitas bahan, ketebalan bahan dan koefisien serap suara. </p>
<p>Tetapi sangatlah sulit untuk mendapatkan data tersebut diatas dan ketebalan kain pelapis yang relatif tipis sehingga dalam perhitungan dapat di abaikan atau kita membuat nilai asumsi untuk densitas dan koefisien serap bahan tersebut.</p>
<p>Untuk menyederhanakan permasalahan kita memiliki kebebasan untuk menentukan kain pelapis peredam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Menghitung Resonansi pada Studio Musik, Home Theater dan ruang musik lain by arif budiman</title>
		<link>http://peredamsuara.com/resonansi-studio-musik-home-theater/#comment-26</link>
		<dc:creator>arif budiman</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Nov 2008 13:10:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://peredamsuara.com/?p=3#comment-26</guid>
		<description>Apa nama bahan pelapis untuk peredam dan di mana bisa di beli?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Apa nama bahan pelapis untuk peredam dan di mana bisa di beli?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Menghitung Resonansi pada Studio Musik, Home Theater dan ruang musik lain by Herwin Gunawan</title>
		<link>http://peredamsuara.com/resonansi-studio-musik-home-theater/#comment-24</link>
		<dc:creator>Herwin Gunawan</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Nov 2008 13:01:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://peredamsuara.com/?p=3#comment-24</guid>
		<description>Mengenai konsep rancang bangun home theater yang Bapak kemukakan diatas sudah cukup ideal. 

Saran tambahan: 
1. pemilihan warna interior dengan warna yang gelap dan tidak memantulkan cahaya
2. jika memungkinkan plafon di buat dengan kemiringan tertentu
3.  begitu pula dengan dinding apabila memungkinkan. 
4. permasalahan yang paling sering timbul pada home theater adalah resonansi bass..sangat disarankan untuk membuat modul bass trap.
5. Hal lain yang tidak kalah penting adalah perencanaan perletakan speaker. Harus direncanakan sebelum pelaksanaan perkerjaan interior.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mengenai konsep rancang bangun home theater yang Bapak kemukakan diatas sudah cukup ideal. </p>
<p>Saran tambahan:<br />
1. pemilihan warna interior dengan warna yang gelap dan tidak memantulkan cahaya<br />
2. jika memungkinkan plafon di buat dengan kemiringan tertentu<br />
3.  begitu pula dengan dinding apabila memungkinkan.<br />
4. permasalahan yang paling sering timbul pada home theater adalah resonansi bass..sangat disarankan untuk membuat modul bass trap.<br />
5. Hal lain yang tidak kalah penting adalah perencanaan perletakan speaker. Harus direncanakan sebelum pelaksanaan perkerjaan interior.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Menghitung Resonansi pada Studio Musik, Home Theater dan ruang musik lain by arief budiman</title>
		<link>http://peredamsuara.com/resonansi-studio-musik-home-theater/#comment-23</link>
		<dc:creator>arief budiman</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Nov 2008 12:57:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://peredamsuara.com/?p=3#comment-23</guid>
		<description>saya ingin membuat ruang hometheate, berdasarkan ilmu yang saya baca2 diinternet rumusan ruang standart untuk HT adalah x 1.4m untuk lebar dan x 1,9 untuk panjang, jadi tinggi ruang akan menetukan panjang lebar ruangan, saya pikir cukup rasional dan tepat, dan saya akan ikutin saran tersebut, pertannyaan saya apakah cukup pada dinding cukup hanya dilapisin rockwool yg densitynya 100 serta ketebalan 5cm, dan ditutup langusng dengan kain+rockwool tipis, udah mencukupi syarat minimal akustik, atau perlu tambahan lagi(rock wool dipasang rencananya seluruh sisi dinding termausk atap, stelah itu ada sebagian ditutup dan sebagain ditutup menggunakan pelapis kain saja sesuai warna, adakah saran untuk pembangunan ini benar atau salah atau ada tambahan lain,saya tunggu sarnnya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya ingin membuat ruang hometheate, berdasarkan ilmu yang saya baca2 diinternet rumusan ruang standart untuk HT adalah x 1.4m untuk lebar dan x 1,9 untuk panjang, jadi tinggi ruang akan menetukan panjang lebar ruangan, saya pikir cukup rasional dan tepat, dan saya akan ikutin saran tersebut, pertannyaan saya apakah cukup pada dinding cukup hanya dilapisin rockwool yg densitynya 100 serta ketebalan 5cm, dan ditutup langusng dengan kain+rockwool tipis, udah mencukupi syarat minimal akustik, atau perlu tambahan lagi(rock wool dipasang rencananya seluruh sisi dinding termausk atap, stelah itu ada sebagian ditutup dan sebagain ditutup menggunakan pelapis kain saja sesuai warna, adakah saran untuk pembangunan ini benar atau salah atau ada tambahan lain,saya tunggu sarnnya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

